Surabaya, Krisannline.com – Krisanis, setiap orang pasti pernah merasakan yang namanya jatuh cinta, namun tidak selamanya cinta itu indah terkadang ada saat dimana kita terjatuh dan merasakan kecewa akibat cinta serta membutuhkan waktu lama untuk memulihkan hati. Sesuai dengan judulnya, sebuah usaha melupakan akan mengisahkan mengenai perjalanan cinta sesosok aku yang sedang berusaha untuk melupakan karena telah dikhianati oleh pasangannya.

Novel yang ditulis oleh Boy Candra ini ingin menyampaikan mengenai sebuah pengalaman kehidupan, jika hidup adalah perjalanan yang panjang dan setiap langkah-langkah yang kamu ayunkan, akan menuntunmu untuk menemukan kembali jalan pulang maupun dipertemukan kembali dengan seseorang.

Kelebihan yang dimiliki buku ini memiliki ciri khas bahasa tersendiri yang mudah dipahami. Selain itu, buku ini juga terdapat banyak kutipan yang disukai oleh pembaca usia remaja. Kutipan dari buku Boy Candra ini bisa dengan mudah kita temui melalui platform media sosial seperti Instagram dan Twitter karena sudah disebar luaskan baik oleh penulisnya maupun penggemarnya. Dimana melalui kata-kata yang ditulisnya pembaca menjadi dapat merasakan yang keadaan yang sedang terjadi pada bagian cerita tersebut, seola -olah ia sedang menyampaikan suara hati pembacanya melalui tulisan disetiap karyanya.

Namun terdapat pula kekurangan pada novel ini, yaitu novel ini tidak cocok untuk orang yang tidak menyukai genre mellow, dikarenakan buku ini menunjukkan tentang seseorang yang sedang sedih dan tidak dapat berpikir jernih sehingga kita seperti sedang membaca buku harian seseorang yang sedang meratapi nasibnya akibat ditinggalkan oleh kekasihnya. Serta novel ini juga memiliki banyak sekali sarkasme yang tidak semua orang dapat memahaminya.

Novel yang menggunakan sudut pandang orang pertama ini sangat cocok dibaca bagi orang-orang yang menyukai genre romansa. Selain itu alasan bahwa buku ini wajib untuk dimiliki, karena font penulisan yang nyaman dibaca oleh mata serta menggunakan bahasa yang mudah dimengerti menjadikan keunggulan tersendiri bagi buku ini.

Nilai-nilai yang bisa kita ambil dari buku ini yaitu kita tidak boleh menyerah hanya karena orang yang kita percaya justru orang yang mengecewakan kita. Tetapi sesakit apapun perasaan saat dilukai, kita harus tetap bisa memaafkan dan berusaha untuk menjadi lebih baik lagi kedepannya. Dan juga kita bisa belajar bahwa sesuatu yang memang bukan ditakdirkan untuk kita, maka sekeras apapun usaha untuk mendapatkannya tidak akan pernah merubah takdir tersebut dan menjadikannya milik kita. Serta hidup kita terlalu pendek untuk dihabiskan dengan kesedihan berkepanjangan.

(Kontributor: Kintan Natalie, Alumni SMA Santa Maria Surabaya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here