Surabaya, Krisanonline.com – Krisanis, Jumat 13 Maret 2020 lalu, merupakan hari terakhir saya bersekolah sebagai siswi kelas XI. Sebelum akhirnya seluruh masyarakat Surabaya pun harus menjalani karantina di rumah masing-masing. Tidak ada yang menyangka secara tiba-tiba pula seluruh dunia harus dikarantina karena menyebarnya virus Corona.

Nah, hari ini merupakan hari ke-131 saya menjalani masa karantina di rumah. Berada di rumah selama kurang lebih 4 bulan membuat saya sering kali merasa jenuh dan bosan. Hal ini berpengaruh pada mood saya. Terkadang saya merasa sedih dan kesepian. Kondisi seperti ini membuat banyak hal menjadi berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya saat saya selalu merayakan ulang tahun bersama teman. Setiap Sabtu dan Minggu pun, saya selalu pergi bersama teman-teman ataupun keluarga. Namun, sekarang tidak. Setiap hari menjalani aktivitas yang sama. Dan ini menjadi membosankan. Sampai-sampai saya bertanya-tanya dalam hati kapan ya.. pandemi ini akan berakhir?

Krisanis, ditengah-tengah menyebarnya virus ini, membuat saya sadar akan beberapa hal. Bukan hanya hal-hal buruk, tapi juga ada pelajaran yang dapat diambil yaitu, betapa pentingnya menghargai sebuah pertemuan dan mendapat lebih banyak waktu bersama keluarga. Mengatur ego masing-masing untuk menahan diri keluar dari rumah demi meredakan pandemi ini jugalah tidak mudah. Dan disadari atau tidak kita semua juga diajarkan untuk sabar dan peduli terhadap orang lain demi kebaikan bersama.

(Kontributor: Chalina Challista, Siswi XII IPS 1, SMA Santa Maria Surabaya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here