Orang akan melupakan apa yang Anda katakan dan Anda lakukan, tapi orang tidak akan pernah melupakan bagaimana Anda membuat mereka merasa. (Maya Angelou)

Surabaya, Krisanonline.com – Krisanis, persaingan ”industri” jasa pendidikan, khususnya pada tingkat sekolah-sekolah swasta, baik jenjang TK s.d. SMA semakin hypercompetitive. Berbagai upaya kreatif dan inovatif dari para pengelola sekolah untuk terus menggali keunikan dan keunggulan agar semakin diminati oleh pelanggan semakin gencar dilakukan.

Kini, tren ke depan dan menjadi aspek penting dari strategi kunci marketing sekolah di era pandemi ini adalah menerapkan kekuatan emosional. Artinya, pelanggan tidak hanya sekadar mendapatkan jasa layanan yang bersifat tangible, tapi mereka sungguh-sungguh mengharapkan jasa layanan yang harus mampu menggugah perasaan berkesan. Bagaimana caranya?

Menjawab pertanyaan tersebut, kami dari PR Communications yang berfokus pada solusi komunikasi jasa layanan pendidikan akan menawarkan program pelatihan untuk para stakeholders / tim manajemen sekolah yang kami kemas dengan konsep PR Comm.Plus Super Class Workshop 2021 dengan topik ”Emotional Branding: Strategi Kunci Masa Depan Marketing Sekolah di Era Pandemi.”

Peserta akan mendapatkan konsep dan tren marketing terkini untuk pengembangan sekolah secara lebih lebih luas. Peserta juga akan mendapatkan kesempatan berinteraksi secara aktif dengan trainer berpengalaman (lulusan Master Marketing Komunikasi Universitas Airlangga) dan memperoleh materi-materi menarik seputar:

  1. What is emotional branding?
  2. Why is emotional branding important for a successful marketing school strategy?
  3. How to communicate in the emotional branding strategy?
  4. How can a school accomodate the emotional branding strategy into its school marketing?
  5. What are the advantages of adopting the emotional branding strategy? 
  6. Case studies: Examples of school with emotional branding strategy?

Workshop akan dimulai di bulan Mei 2021 ( atau menyesuaikan jadwal permintaan sekolah). Daftarkan sekolah Anda sedari dini untuk mendapatkan program pendidikan pemasaran sekolah selevel master class. 

Baca juga:

Emotional Branding: Strategi Kunci Masa Depan Marketing Sekolah di Era Pandemi

Semudah Itu Dapatkan Siswa Baru

Membongkar Rahasia Tools Marketing

NB* Bagi sekolah yang berminat mengikuti workshop dan telah mendaftar sebelum bulan Juni akan mendapatkan benefit tambahan berupa proses pendampingan free sebanyak 2 X pasca workshop @ 2 jam dan workshop PR Campaign Strategy @ 4 jam).

Informasi lebih lengkap, hubungi mobile: 082328801527 (Rudy)

 

————————————————————————————————-

Surabaya, Krisanonline.com –Krisanis, kegiatan promosi dan marketing komunikasi pada tataran perspektif sekolah swasta atau Perguruan Tinggi Swasta (PTS), sebenarnya bukan merupakan sebuah aktivitas yang sifatnya insidental, tiba-tiba, dan tidak terukur. Namun, diperlukan sebuah riset panjang dan berkelanjutan untuk mendapatkan jumlah siswa/mahasiswa baru sesuai target market setiap tahunnya. Oleh karena itu, konsep, metode, dan perspektif baru untuk strategi dan penetrasi marketing komunikasi serta promosi kampus yang kompetitif harus benar-benar dikuasai oleh para marketer di kampus.

Benang merah ini yang menjadi landasan utama Tim Marketer Universitas Ciputra Surabaya menggelar training marketing yang bertajuk “Wow Selling (PMB) In The Campus Marketing : Comprehensive Approach, dengan mengundang pembicara F.X. Rudy Prasetya, S.S., M.Med.Kom, Kamis, (4/04) di Lt.2, Kampus Ciputra.

“Program pelatihannya memang berfokus pada kajian yang bersifat taktis bukan teoritis. Setiap peserta mendapatkan konsep dan tren marketing terbaru untuk pengembangan PTS secara lebih luas, terkhusus pada Sekolah Menengah Atas (SMA) sebagai target market. Selain itu, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi secara aktif lewat diskusi dan tanya jawab seputar update terkini marketing komunikasi di sekolah,” terang F.X. Rudy Prasetya atau biasa disapa Pak Pras (Mobile: 082328801527), yang menjadi trainer tunggal di event tersebut.

Total peserta training marketing ada 12 peserta sehingga setiap peserta dapat menyelami setiap topik secara mendalam dengan bantuan fasilitator dan praktisi berpengalaman.

“Ya, wawasan dan pengetahuan saya sekarang menjadi bertambah lewat kegiatan training ini. Kami akan menerapkannya secara lebih kreatif lagi di event promosi PMB kampus Ciputra berikutnya,” ujar Hendra Pranata, Student Counselor UC.

“Kami berharap dari training ini ada inspirasi dan ide-ide baru yang dapat diterapkan nantinya. Saya juga tertarik sekali dengan konsep UC Angel yang diterangkan oleh Pak Pras. Ini sangat menginspirasi saya dan teman-teman. Semoga bisa kami aktivasi untuk kegiatan marketingnya UC,” tambah Listia Maya atau akrab disapa Ibu Maya. (red)

Baca Juga: Membongkar Tools Marketing Sekolah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here