Surabaya, Krisanonline.com – Krisanis, liburan tahun baru, saya dan keluarga pergi  ke Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Saya berada di Nusa Tenggara Timur selama 4 hari, 3 malam mulai tanggal 30 Desember 2019 hingga 2 Januari 2020. Di antara 4 hari yang menyenangkan, ada satu hari yang menurut saya paling menarik dan paling seru. Pada tanggal 1 Januari 2020, kami dijadwalkan untuk pergi ke pulau-pulau kecil yang ada di sekitar Labuan Bajo. Sehingga kami harus bangun lebih pagi dari hari-hari sebelumnya untuk menyesuaikan jadwal keberangkatan kapal. Kami menaiki kapal kecil yang hanya berisi keluarga saya. Kami sangat gembira melihat pemandangan alam yang indah di tengah laut.

Tempat wisata pertama yang dituju adalah Pulau Padar. Pulau dengan bukit yang tinggi dan terdapat pemandangan yang indah di puncak bukit. Untuk mencapai puncak bukit, kami harus melewati 1000 anak tangga. Kami berhasil sampai di puncak walau kelelahan, tapi semua itu terbayar dengan pemandangan yang benar-benar indah.

Setelah dari Pulau Padar, kami menuju Pulau Komodo. Saya orang yang paling bersemangat ketika sampai di Pulau Komodo karena saya ingin melihat Komodo langsung yang sebelumnya hanya bisa saya lihat di televisi. Kami ditemani pawang Komodo untuk berkeliling. Setelah berjalan, kami menemukan Komodo yang sedang diam, akhirnya kami berfoto dibelakang Komodo. Usai melihat Komodo dan membeli beberapa souvenir, kami langsung berangkat menuju Pantai Pink.

Awalnya, saya berekspetasi tinggi bahwa pasirnya akan berwarna merah muda terang seperti di internet tapi nyatanya tidak terlalu berwarna. Di Pantai Pink kami bermain air dan berfoto. Lalu, kami menuju tempat selanjutnya yaitu Taka Makassar. Taka Makassar merupakan pulau kecil berbentuk bulan sabit yang ada di tengah laut. Setelah berfoto ria dan bermain pasir yang putih dan biru, kami kembali menuju Labuan Bajo. Sebenarnya masih ada satu tujuan lagi, namun ombaknya terlalu besar dan tidak memungkinkan untuk pergi ke sana.

Resolusi saya di tahun 2020 ini adalah menjadi lebih rajin belajar, aktif mengikuti pelayanan di gereja, mengurangi pembicaraan yang tidak penting, nilai-nilai pelajarn bisa menjadi lebih baik, banyak olahraga dan makan makanan sehat, mengurangi penggunaan media sosial. Cara saya mewujudkannya adalah selalu ingat akan resolusi, selalu memupuk niat untuk mewujudkan resolusi tersebut, memulai dari hal-hal kecil, selalu berdoa minta petunjuk dari Tuhan.

(Kontributor: Hedwigiz Annabelle Evania, Siswi X MIPA 1, SMA Santa Maria Surabaya

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here