Surabaya, KrisanOnline.com– Café  yang  dari luar tampak berbau barat ini ternyata memiliki rasa khas Indonesia. Tak heran banyak orang betah berlama-lama untuk nongkrong di café ini. Jika tak percaya, coba saja ke Petrichor Café di Jalan Manyar Kerta Adi 93, Surabaya.

            Krisanis, café ini pasti tidak asing bagi kalian para pengguna instagram karena spot-spot foto di café ini cukup terkenal. Namun, siapa sangka jika dari namanya yang berbau barat ternyata memiliki pegawai-pegawai yang bekerja dengan menggunakan kebaya di hari tertentu.Hal ini sangat unik karena pegawai restoran tradisional saja biasanya memakai batik, bukan baju tradisional seperti kebaya. Selain itu lagu-lagu yang diputar pun tidak hanya lagu luar negeri saja tetapi juga ada lagu-lagu Indonesia.Tidak hanya itu, café yang buka jam sepuluh pagi ini memiliki nuansa taman yang sering disebut banyak orang ‘instragamable’ sehingga banyak orang nyaman berjam-jam untuk nongkrong karena suasananya yang asri.

            Bukan hanya suasananya tetapi juga makanan yang disediakan pun lengkap dari Indonesia hingga western food. Harga yang dikenakan berkisar Rp.25.000 hingga Rp. 50.000 cukup dikantong mahasiswa karena lokasinya yang strategis di dekat ITS dan Universitas Hang Tuah. Makanan favorit café ini adalah chicken steak untuk western food dan nasi sambal mentah untuk Indonesian food. Chicken steak di café ini sudah dimasak dengan matang dan sangat cocok dengan kentang yang disajikan didalamnya. Namun, kentangnya berbeda dari steak yang lain karena sudah diberi bumbu tabur tersendiri. Sedangkan nasi sambal mentahnya dihidangkan bersama daging sapi dan telur dadar setengah matang. Sambal mentah yang diberikan cukup pedas dan saat dimakan bersama telur dan daging rasanya sangat lembut dan menggugah selera.

            Jika banyak orang berpikir bahwa café pemenang JawaPos 1st winner best cafe 2018 ini mahal, maka anggapan itu salah. Oleh karena banyak fasilitas yang dimiliki. Salah satunya adanya teknologi tombol di tiap meja untuk memanggil pegawai tanpa harus berteriak. Café ini juga menyediakan wifi yang cukup cepat dan nuansa yang tidak membuat bosan. Salah satu contohnya, Melani siswi X IPS 1 yang seringkali datang ke café ini. “ Café ini nuansanya tidak pernah membosankan. Apalagi banyak menu special event gitu, seperti Natal dan Halloween. Jika baru kerja tugas atau PR disini pasti tidak bosan. Apalagi, jika ditemanin choco lava cakenya, ” ujar Melani sumringah.

            Saat hari Senin hingga Sabtu, café ini lebih banyak dikunjungi oleh mahasiswa. Namun, saat hari Minggu banyak keluarga yang makan di café tersebut. Jadi, Krisanis tidak hanya bisa nongkrong bareng teman ke sini, tetapi juga makan bersama keluarga. Ayo Krisanis segera coba café unik ini, ya!

(Kontributor: Felicia Harsonoseputro, Alumni XII IPA 2, SMA Santa Maria Surabaya)

BAGIKAN
Berita sebelumyaKeluargaku
Berita berikutnyaMengalahkan Rasa Takut

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here