Surabaya, KrisanOnline.Com –  Krisanis, pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi cerita destinasi ke tempat wisata terkenal Raja Ampat. Begini, ketika saya dan keluarga berlibur ke kota Raja Ampat. Kami menaiki Kapal Express Bahari dan membutuhkan waktu 2 jam untuk bisa sampai di Pelabuhan Waisai, Raja Ampat.

Kami berangkat menuju pelabuhan menaiki speedboat. Tujuan utama ke Pianemo. Perjalanan sampai ke lokasi membutuhkan waktu 2 jam. Sebelum memasuki wilayah Pianemo kami harus berhenti di sebuah pos yang berada di tengah laut untuk membayar uang masuk. Lalu, setelah itu kami turun dari speedboat untuk naik ke atas dan melihat keindahan Pianemo. Untuk naik ke atas kami harus menaiki  ±300-an anak tangga. Sungguh sangat melelahkan, tapi ketika sampai di atas semua lelah rasanya terbayarkan oleh keindahan Pianemo yang begitu memukau.

Tujuan kedua kami ke Telaga Bintang. Dari Pianemo kami bergegas menggunakan speedboat untuk menuju Telaga Bintang. Sesampainya di Telaga Bintang kami segera turun dari speedboat dan bergegas untuk naik ke atas. Untuk naik ke puncak batu kami harus memanjat batu yang telah dibuat seperti tangga. Namun, karena terlalu banyak orang yang berada di atas puncak batu telaga bintang mengakibatkan antrean naik cukup panjang. Akhirnya, kami memutuskan untuk turun kembali karena tidak ingin membuang waktu dan juga karena masih banyak tempat yang ingin  kami kunjungi.

Tujuan ketiga kami ke Arborek yang terkenal dengan keindahan bawah lautnya. Butuh waktu cukup lama untuk sampai di Arborek. Sesampainya di Arborek kami segera turun, lalu makan sebentar sebelum melanjutkan foto-foto. Setelah makan, kami foto-foto bersama. kami menuju tempat penyewaan alat-alat snorkeling. Kami langsung turun ke laut karena sudah tidak sabar untuk melihat keindahan bawah laut Arborek.

Nah, Krisanis tujuan destinasi kami terakhir ke Pulau Roti. Letak Arborek dan pulau Roti cukup jauh sehingga membutuhkan waktu yang lumayan lama untuk sampai di pulau Roti. Sesampainya di Pulau Roti kami langsung turun dan berfoto-foto. Setelah kami berfoto kami segera naik ke speedboat dan menuju tujuan terakhir kami yaitu Pasir Timbul. Sesampainya di pasir timbul kami langsung turun dan  berfoto ria lagi. Tepat pukul 15.30 WIT kami naik kembali ke speedboat dan pulang kembali ke pelabuhan. Sungguh, Raja Ampat merupakan tempat destinasi bak “surga” kecil di bumi Nusantara. Penasaran? Ayo, ramai-ramai ke Raja Ampat, ya?

 ( Kontributor: Anna S. Faradila, Alumni SMA Santa Maria Surabaya)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here