Surabaya KrisanOnline.com- Krisanis, film Sonic the Hedgehog resmi tayang di bioskop Indonesia pada 25 Februari 2020 lalu. Film yang diadaptasi dari serial permainan video gim  Sonic the Hedgehog-produksi Sega ini berhasil mencetak prestasi dengan pendapatan debut terbesar sepanjang sejarah. Variety melaporkan bahwa film itu membuka pekan debut dengan pendapatan US$57 juta di Amerika Utara dan US$100 juta secara global.
Sonic merupakan landak biru luar angkasa yang bisa berlari dengan kecepatan supersonik. Sonic menyadari dirinya dicari suku Echidnas untuk kepentingan kekuasaan. Hingga ia ditemukan dan dengan terpaksa harus keluar untuk selamanya dari planetnya sendiri.

Salah satu pengawal, sang burung hantu, Longclaw, memberinya sekantong cincin yang bisa membuka portal ke planet lain. Cincin itu digunakan Sonic untuk pergi ke Bumi dan menyelamatkan dari Echidnas. Selama di Bumi, tepatnya di Green Hills, Sonic menikmati kehidupan rahasianya.

Di tengah momen bahagia tersebut, Sonic tak sengaja mengeluarkan energi dari bulu-bulunya dan membuat listrik kota padam. Hal itu memicu kekhawatiran pemerintah Amerika Serikat, yang lantas mengirimkan Dr. Ivo Robotnik, dokter aneh dan jenius, untuk mencari tahu penyebab listrik padam.Disini, Sonic kembali menjadi ‘buronan’.

Kembali diburu banyak pihak, Sonic meminta bantuan kepada idolanya, Sheriff Tom Wachowski dan istrinya yang seorang dokter hewan, Maddie. Namun, Sonic tak mengetahui Sheriff Tom dan Maddie sesungguhnya akan segera pindah ke San Francisco dalam waktu dekat.

Kisahnya berlanjut pada kebersamaannya bersama Tom yang diakhir cerita resmi dijulukinya “teman”. Menginspirasi dari aspek persahabatan,film ini terbuka bagi semua kalangan usia. Memiliki teman adalah hal terindah yang pernah dialaminya,termasuk menjadi kekuatan baginya untuk bangkit kembali.

 (Kontributor: Iris Santoso, Siswi X MIPA 2, SMA Santa Maria Surabaya)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here