Surabaya, Krisanonline.com – Krisanis, sejak adanya pandemi  yang membatasi aku untuk keluar rumah, maka aku lebih sering menghabiskan waktu untuk melukis. Bahkan aku bisa seharian di dalam kamar dan keluar hanya untuk makan karena keasyikkan melukis. Biasanya pagi setelah aku mandi, sarapan dan minum vitamin, aku langsung duduk di meja belajarku dan mengeluarkan semua perlatan untuk melukis dan mulai melukis sampai dini hari.

Melukis buat aku menjadi tenang. Oleh karean, dengan melukis aku bisa melatih tanganku untuk bergerak lebih tenang dan mengurangi tremor. Biasanya aku melukis di media apapun yang ada di depan ku saat itu. Bisa di atas kertas gambar, canvas dan kaca. Setiap sebulan sekali aku selalu pergi ke toko alat tulis untuk mengisi ulang semua cat atau membeli peralatan baru seperti membeli kuas baru, membeli buku gambar baru, canvas dll. Awal pandemi kemaren aku sempat berjualan masker yang gambar atau designnya bisa dipilih sesuka hati. Dan dari jualan itu aku jadi punya tambahan uang jajan.

Sejak adanya pandemi kamarku mulai banyak terisi dengan lukisan dan coretan tanganku. Terkadang hal tersebut membuat orangtuaku marah karena kamarku jadi sangat kotor terkena banyak bekas cat atau banyak coretan di dinding. Selain karena kamar yang kotor orangtuaku sering marah karena aku tidak bisa membagi waktu antara sekolah dan melukis.

Apalagi, jika aku sudah mulai melukis aku bisa sampai lupa waktu. Namun, sekarang aku sudah bisa belajar untuk membagi waktu antara melukis dan sekolah. Kesenanganku tadi yang awalnya hanya untuk mengisi waktu luang menjadi hoby dan juga suka mendesign. Aku ingin masuk jurusan DKV dan untuk mencapai itu aku harus mengikuti lomba design untuk mengumpulkan sertifikat yang sangat penting untuk masuk jurusan itu.

(Kontributor : Anastasia C Sekar L, Siswi XII IPS 2, SMA Santa Maria Surabaya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here