Cinta setubuh padas!

Bergelang waktu menggoda

Sesal anak rahim di kandung celaka

Mengunci tabir di buih-buih selaksa doa

 

Mungkin karunia itu berakhir patah, atau

sekadar mengusap lempeng cumbu

Bertahta angin! Dan cinta kian

Menitik air mata di seanyam arang,

Mantra hati menyusut di susuk semangat

 

“Kembalikanlah amarahku; oh, cermin sangga!”

Lembut suara angannya mengelus padas,

agar memeluk kerat penguak duri

Percintaan bersanding ajal.

 

Keadilan Cinta

Ketika hati melangkah

Ketika hasrat menggema

Ketika rasa bergetar

saat itu daya tak kuasa

Menemukan kekasih hati

 

Di manakah posisi cinta

Dikala hati menginginkannya

Apakah cinta hanya sebuah pelampiasan

dari hasrat diri

Di manakah rasa

Dikala posisi cinta bergeser

 

Cinta,

Adakah cinta untukku

Apakah cinta bisa berbuat adil

Entahlah…

Dayaku tak kuasa lagi untuk menemukan cinta

 (Karya: Kahlil Gibran)

Konversi Puisi:

Penulis mengungkapkan tentang kekecewaannya akan cinta yang tidak ia dapatkan. Setiap nasihat-nasihat tentang cinta yang ia dengarkan hanyalah omong kosong dan tidak terbukti. Lama kelamaan cinta yang ia cari itu semakin menyakitkan yang membuatnya sedih, kecewa, dan semangatnya hilang. Semakin ia mencari, semakin sakit hati.

Penulis juga bertanya-tanya di  mana ia bisa menemukan cinta ketika hati dan hasrat menginginkan. Namun, pada saat itu pula ia tetap tidak dapat menemukannya.Penulis pun kecewa karena menurutnya tidak ada cinta sejati, melainkan cinta hanya sebuah pelampiasan diri. Ia juga mempertanyakan apakah cinta itu ada dan dapat berbuat adil untuknya. Akhirnya, ia pun kecewa dan pasrah karena tetap saja ia tak dapat menemukan cinta yang ia harap dan dambakan.

Nilai-nilai:

Adanya nilai moral kesabaran dan jangan terlalu memiliki keinginan menemukan cinta dan memiliki kekasih hati yang terlalu menggebu. Oleh karena, semua sudah diatur.  Tuhan akan mempertemukan jodoh seseorang di waktu yang tepat dan di saat yang indah. Jodoh pasti bertemu!

(Kontributor: Tiffany Rebecca, Siswi XII Bahasa, SMA Santa Maria Surabaya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here