Surabaya, KrisanOnline.com, “Ayo kita masuk sebelum kita mati kedinginan di sini.”Canda Dave yang melihat wajah teman-temannya itu semakin menegang.

“Husst kamu itu, tunggu dulu Dave apa kamu yakin ingin masuk rumah tua ini.”

“Ya aku sangat yakin, memang kamu sangat takut, ya Andrew! Sudahlah, ayo kita masuk!.”

“Tempatnya luas banget ya, gimana kalau aku, Andrew sama Yuli ke ruangan atas, Joseph sama Rizky di ruagan ini. Setuju nggak kalian?!”

“Iya deh, kita setuju aja.” mereka hanya bisa menjawab pasrah.

Dave dan kedua temannya itu telah sampai di ruangan atas.

“Dave gimana kalau kita ke kamar itu saja!!.” Joseph menunjuk ke sebuah kamar tua. Kamar itu sangatlah luas, tetapi kamar itu hanya berisi satu tempat tidur, lemari besar yang sudah kuno, dan kursi tua yang berada di sebelah jendela tua.Tampaknya Andrew tertarik dengan lemari besar kuno itu dan berhasrat untuk membukanya. Sementara, Joseph dan Dave sedang asyik duduk di kursi itu membelakangi Andrew sambil melihat lihat ke luar jendela.

TOLONG!!”

Tiba-tiba terdengar suara Andrew yang sangat keras di belakang mereka.

“Andrew!, di mana Andrew!, tadi dia ada dibelakang kita!” Dave dibuat sangat panik olehnya.

Yuli dan Rizky mendengar teriakan Andrew dan langsung menghampiri Dave dan Joseph dengan muka panik dan napas terengah-engah. Dia berusaha menyampaikan apa yang ia lihat tadi.

“Ndre… ndre… Andrew tadi diseret keluar oleh seseorang bertubuh besar!”

“Apa..!,Teman-teman, ayo kita pergi menjauh saja dari tempat ini karena sangat tidak aman bagi kita!” perintah Dave kepada teman-temannya.

“Iya ayo cepat kita pergi, sebelum aku jadi sasaran penculikan juga!” keluh Joseph dengan muka tegang dan jantung berdebar-debar.

Mereka semua pergi menjauh dari tempat itu, dan menemukan Andrew sedang melamun di bawah pohon besar.

“Itu Andrew, Andrew kamu dari mana saja kami bingung mencarimu..!” tanya Yuli.

“Ayo kita pulang saja, tempat ini sudah tidak aman bagi kita. Ingat kata-kataku, sebenarnya rumah itu tidak ada hantu atau apapun itu. Rumah itu hanya sebagai ladang emas saja bagi orang-orang bertubuh besar. Mereka hanya memanfaatkan rumah tua ini sebagai sumber rezekinya. Mereka akan meneror siapa saja yang datang ke rumah ini. Lalu, mereka akan meminta emas berlian atau apapun itu. Jika orang-orang yang datang ke rumah tua ini menolak untuk memberi, maka mereka mengancam untuk membunuh siapa saja yang membantah perintah mereka!” jelas Andrew panjang lebar.

“Lalu kenapa kamu bisa ada dibawah pohon besar ini?” tanya Rizky.

“Karena aku bisa melarikan diri dari segerombolan orang besar itu dan mungkin mereka akan mencari keberadaan kita. Oleh karena itu, ayo cepat pulang dan melapor ke polisi,” jawab Andrew.

“Ya sudah ayo kita pulang bersama!”

Mereka pun pulang dengan membawa pengalaman berharga. Mereka akhirnya bisa menjawab teka-teki bisa memecahkan masalah yang telah menjadi viral dengan hanya bermodal keberanian, kebersamaan, dan kepercayaan. (Tamat)

(Kontributor: Darrel C., Siswa XII IPS 2, SMA Santa Maria Surabaya)

Gambar etalase: www.google.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here