…..yang telah mereka bangun selama ini. Disana mereka menangis karena harus melepas sahabat yang telah menjadi belahan jiwa dan telah menjadi saudara. Waktu tak lama, setelah berpamitan mereka pergi untuk ke bandara dan menaiki pesawat yang berbeda-beda.

Sepanjang perjalanan mereka berempat menangis sambil melihat album kenangan yang isinya terdapat foto mereka selagi mereka masih bersama dulu, Didalam album foto terdapat foto saat mereka senang, sedih, sakit, jatuh, dan sebagainya.

Bertahun-tahun setelah perpisahan itu mereka telah menginjak umur 21 tahun dan menjadi orang yang sukses. Sebelum tidur mereka hanya bisa melihat foto para sahabatnya dalam album kenangan. Mereka tak bisa telepon atau chat, karena mereka tidak tahu no telepon dan twitter atau facebook sahabatnya.

Lucy menjadi seorang fotograffer yang selalu menang dalam mengikuti kejuaraan dan seorang pengusaha yang sukses. Reno seorang Walikota Kota Bandung dan mempunya sebuah mall mewah yang tak jauh dari rumahnya. Rahmad menjadi seorang jurnalis terkenal yang telah menerbitkan buku-buku ternama dan juga seorang ahli bahasa yang telah berkeliling dunia.

Danu ialah seorang atlet basket dan dia adalah kapten tim basket tersebut. Suatu hari Lucy pergi ke Monas untuk mengambil foto. Ternyata Reno, Rahmad, dan Danu juga sedang berada di sana, Reno ke Monas untuk berlibur dan cuti dari pekerjaannya sebagai Walikota. Rahmad sedang mancari inspirasi untuk novel terbarunya dan Danu sedang bermain basket bersama timnya karena itu adalah tempat tongkrongannya.

Saat Lucy sedang memotret Monas tiba-tiba ada orang yang menabrak Lucy “Hati-hati dong, Mas.” “Ohh… iya mbak!” jawab orang itu sambil membereskan barang-barang yang berjatuhan. Tak sengaja Lucy melihat fotonya dan Rahmad didalam sebuah foto yang jatuh dari dalam tas orang tersebut, dan spontan Lucy berkata “Rahmad” “Siapa Anda kenapa Anda tahu nama saya?” Lucy pun langsung memeluk Rahmad sambil berkata, “Mad, ini aku Lucy.” “Lucy….” mereka pun meneruskan pelukannya, kemudian mereka pergi ke atas menara Monas untuk mengobrol dan melihat-lihat pemandangan.

Tak disengaja seseorang terjatuh tepat dibelakang mereka berdua. Spontan mereka menoleh dan apa yang mereka lihat adalah foto yang didalamnya terdapat gambar Lucy, Reno, Rahmad, dan Danu “Si…,siapa kau?” tanya Lucy. “Saya.., saya adalah Reno Satya Dwiantoro WaliKota Bandung” jawabnya dengan senyuman

“Apa kamu, Reno?” “Iya, memangnya kenapa?” “Kami berdua ini..Lucy dan Rahmad” “Apa,,kawan lamaku!, sahabat terbaikku seumur hidupku!” mereka bertiga saling berpelukan. Setelah lama di atas mereka pun turun dan sengaja melewati lapangan basket. Tiba-tiba kepala Reno terkena bola basket, “Mas hati-hati”

“Ya kamu yang hati-hati, udah tahu ada orang main basket” bentak orang tersebut kepada Reno. Dan… Lucy berkata karena dia melihat nama dada yang bertuliskan DANU, “Ya aku Danu, tepatnya Danu Bugi Lesmana” “Benarkah!,ini aku Lucy dan ini Reno dan Rahmad!” Spontan mereka berempat kaget dan mereka saling berpelukan dan mengobrol hingga larut malam tak mempedulikan waktu.

1 minggu berlalu,waktu libur dan cuti mereka telah usai. Masing-masing kembali seperti biasa. Pertemuan itu sungguh indah dan mereka saling bertukar no telepon, twitter atau facebook dan mereka saling berhubungan bahkan saat pernikahan Lucy, hal yang dimpi-impikan Lucy terkabul, yaitu hadirnya sahabat terbaiknya Reno, Danu, dan Rahmad. Sungguh sebuah persahabatan abadi. Persahabatan 4 sekawan! (Tamat)

(Kontributor: Mathew Gunawan, Alumni XII IPA, SMA Santa Maria Surabaya)

Kuis:

Sakit apakah yang diderita Rahmad?

Jawaban dikirim lewat email ke: frpsanmar@yahoo.com

Jawaban dinanti paling lambat Sabtu, 29 Juni 2019, pk. 23.59 wib

Tersedia hadiah goodybag cantik! Ayo buruan kirim ya Krisanis!

BAGIKAN
Berita sebelumyaCerbung: 4 Sekawan (3)
Berita berikutnyaKeluargaku

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here