Surabaya, Krisanonline.com – Krisanis, ketika saya masih duduk di kelas 3 SMP, saya dan teman-teman saya mengikuti festival lomba band pelajar, tepatnya pada tanggal 25 November 2020. Pada hari itu merupakan hari yang sangat berkesan bagi saya karena kami mengikuti lomba tersebut pada saat masa pandemi Covid 19. Berlatih bersama teman-teman pada masa pandemi, tentu sangat sulit dan mengkhawatirkan karena kami perlu tetap menjaga protokol kesehatan dan menjaga imun tubuh agar tidak terpapar virus.

Selain hal tersebut, kami juga harus berdiskusi dan membuat aransemen musik serta membuat bagian bagian kejutan dan unik yang dapat memukau para juri agar memperoleh nilai spesial. Memikirkan dan membuat aransemen musik tentunya sangat menguras energi, apalagi kami harus membawakan 2 lagu yaitu 1 lagu wajib dan 1 lagu bebas, 2 lagu tersebut harus dikemas dengan rapi dan memiliki keunikannya masing-masing agar dapat kami bawakan ketika lomba. Akan tetapi, karena kerjasama dan komunikasi antar anggota berjalan dengan sangat baik, semua hal terasa lebih mudah. 

Waktu pun berjalan dengan sangat dan tiba saatnya kami harus mengikuti lomba. Sebelum berangkat ke lokasi, kami berlatih kembali kedua lagu yang akan kami bawakan nantinya. Ketika sudah selesai berlatih dan akan berangkat menuju lokasi, kami berdoa bersama kepada Tuhan agar diberkati dan dilindungi. Setelah itu, kami berpamitan dengan guru-guru yang berada di sekolah serta tidak lupa untuk meminta berkat. Selanjutnya, kami bergegas untuk berangkat ke lokasi lomba. Selama perjalanan, kami berbicara dan bercanda agar tidak grogi.

Hingga akhirnya kami sampai di lokasi, kami melakukan registrasi ulang dan mengambil nomor urut dan kami mendapatkan nomor urut 2. Perasaan kami ketika mendapatkan nomor urut 2, tentunya sangat senang karena kami tampil di awal dan hanya melihat penampilan nomor urut 1. Seandainya kami tampil di nomor urut akhir, mungkin kami akan menunggu lebih lama dan juga pasti memiliki rasa tidak percaya diri bila melihat penampilan lawan yang lebih bagus. Sambil menunggu nomor urut 1 yang sedang tampil, kami berdoa lagi beserta pendamping dan pelatih band kami.

Seusai berdoa, pendamping band kami mempersiapkan kamera untuk merekam penampilan kami. Setelah menunggu, nomor urut 1 telah selesai menampilkan hasil karyanya. Kini, tiba saatnya kami yang menampilkan hasil karya kami. Seusai tampil, kami sangat bersyukur karena telah berjalan dengan lancar dan kami langsung bergegas untuk kembali ke sekolah dikarenakan pengumuman lomba akan diumumkan 8 jam setelahnya. Setelah tiba di sekolah, kami melakukan evaluasi dan melihat video rekaman yang telah diambil. Waktu berjalan dengan sangat amat cepat hingga tiba saatnya para pemenang diumumkan dan atas berkat Tuhan dan semua yang telah ikut berpatisipasi mendukung dan mendoakan kami dalam lomba. Kami memenangkan lomba dan meraih juara 3. Terima kasih Tuhan!

( Kontributor : Isabella Chandra G., Siswi XI MIPA3, SMA Santa Maria Surabaya )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here